SUKAMARA – Masa depan generasi muda di wilayah perbatasan Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat menjadi perhatian Pangdam XII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainal Arifin saat mengunjungi SMAN 1 Balai Riam, Kabupaten Sukamara, Kamis (27/8/2026). Di hadapan para pelajar, Pangdam mendorong siswa berani mengenali potensi diri dan mulai mempersiapkan masa depan sejak bangku sekolah.

‎Menurut Pangdam XII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainal Arifin, para siswa memiliki perjalanan panjang untuk menentukan masa depan. Karena itu, sejak sekarang mereka diminta aktif mencari informasi, mengenali kemampuan dan bidang yang diminati, sehingga dapat menentukan arah pendidikan maupun profesi yang sesuai dengan potensi masing-masing.

‎“Masa depan kalian masih panjang. Dari sekarang browsing, cari tahu kalian mampunya di mana.” pesan Pangdam kepada para pelajar.


‎Pangdam juga mengingatkan bahwa keberhasilan tidak harus selalu diukur dari profesi tertentu. Ia meminta siswa tidak berpikir bahwa kesuksesan hanya dapat diraih dengan menjadi ASN, anggota TNI maupun Polri. Menurutnya, berbagai profesi memiliki kemuliaan masing-masing selama dijalankan dengan baik dan halal.

‎“Tidak harus semua menjadi ASN, polisi atau TNI. Semua pekerjaan mulia asalkan halal. Belajarlah yang rajin sehingga kalian bisa profesional,” tegasnya.


‎Selain soal cita-cita, Pangdam XII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainal Arifin menyoroti perkembangan teknologi yang kini telah menjangkau sekolah di wilayah pedalaman. Menurutnya, fasilitas digital yang telah tersedia harus dimanfaatkan secara produktif untuk memperluas wawasan dan meningkatkan kemampuan siswa, bukan digunakan untuk hal-hal yang tidak bermanfaat.

‎Ia juga mengingatkan bahwa keberadaan Jembatan Garuda menjadi bagian penting dari perhatian pemerintah terhadap masyarakat di kawasan tersebut. Infrastruktur itu tidak hanya memperlancar mobilitas warga, tetapi juga membuka akses yang lebih luas dan dapat mendorong aktivitas perekonomian masyarakat di wilayah perbatasan.

‎Kepada para siswa, Pangdam berpesan agar mereka tetap percaya diri, berani tampil dan tidak merasa rendah diri karena bersekolah di wilayah pelosok. Justru dengan berbagai fasilitas dan akses yang semakin terbuka, siswa di Balai Riam memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang.

‎(Rzn/Foto: Media Disdik)

(Sumber: https://disdik.kalteng.go.id/berita/dari-sekolah-perbatasan-pangdam-titip-pesan-kenali-potensi-dan-siapkan-masa-depan)