Balai Riam – Hanya membutuhkan waktu 15 menit, tetapi jika dilakukan secara konsisten dapat menjadi langkah penting untuk membangun kemampuan bernalar dan memecahkan masalah. Semangat inilah yang dihadirkan SMAN 1 Balai Riam melalui Program Numerasi 15 Menit, sebuah pembiasaan numerasi yang dilaksanakan sebelum pembelajaran pada jam pertama dimulai.
Program tersebut dilaksanakan setiap pukul 07.00–07.15 WIB, tepat pada 15 menit pertama di jam pelajaran pertama. Melalui kegiatan ini, murid diajak mengawali aktivitas belajar dengan berbagai persoalan numerasi yang melatih mereka untuk membaca informasi, memahami situasi, mengolah data atau angka, menentukan strategi penyelesaian, hingga menarik kesimpulan berdasarkan hasil penalaran.

Numerasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan melakukan operasi hitung. Dalam kehidupan sehari-hari, kemampuan numerasi diperlukan ketika seseorang membaca tabel dan grafik, membandingkan informasi, memperkirakan suatu nilai, memahami persentase, menentukan pilihan berdasarkan data, hingga menggunakan informasi kuantitatif untuk menyelesaikan suatu persoalan.
Karena itu, Program Numerasi 15 Menit diarahkan untuk membangun kebiasaan murid dalam berpikir logis, kritis, sistematis, dan berbasis data. Soal atau aktivitas yang diberikan dapat dikaitkan dengan berbagai situasi kontekstual sehingga murid melihat bahwa numerasi tidak hanya ditemukan dalam pelajaran Matematika, tetapi dapat digunakan dalam berbagai mata pelajaran dan kehidupan sehari-hari.
Durasi yang relatif singkat menjadi salah satu kekuatan program ini. Murid tidak dibebani dengan sesi pembelajaran tambahan yang panjang. Sebaliknya, sekolah membangun kemampuan numerasi melalui latihan sederhana yang dilakukan secara rutin dan berkelanjutan.

Dalam pelaksanaannya, guru pada jam pelajaran pertama memiliki peran penting dalam mendampingi kegiatan. Lima belas menit pertama dapat dimanfaatkan untuk memberikan stimulus atau permasalahan numerasi, kemudian murid diberi kesempatan untuk memahami informasi, menentukan cara penyelesaian, dan mengomunikasikan alasan di balik jawaban yang diperoleh.
Kegiatan ini juga memberikan pesan bahwa memperoleh jawaban yang benar bukan satu-satunya tujuan dalam belajar numerasi. Proses berpikir murid menjadi bagian yang tidak kalah penting. Murid didorong untuk memahami mengapa suatu strategi digunakan, apakah terdapat cara lain untuk menyelesaikan persoalan, serta apakah jawaban yang diperoleh masuk akal berdasarkan konteks permasalahan.

Kepala SMAN 1 Balai Riam, Bapak Muhammad Masrani, SE, menyampaikan bahwa pembiasaan melalui Program Numerasi 15 Menit diharapkan dapat membantu membangun budaya belajar yang positif di lingkungan sekolah.
“Kemampuan numerasi tidak dapat dibangun dalam satu atau dua kali pembelajaran. Dibutuhkan latihan dan pembiasaan yang dilakukan secara konsisten. Melalui 15 menit di awal pembelajaran, kita ingin memberikan kesempatan kepada murid untuk terus melatih kemampuan berpikir, bernalar, dan memecahkan masalah.”
Beliau juga berharap seluruh warga sekolah dapat mendukung program tersebut sehingga numerasi tidak dipandang sebagai tanggung jawab satu mata pelajaran saja, tetapi sebagai kompetensi yang dapat dikembangkan melalui berbagai konteks pembelajaran.
“Numerasi bukan hanya tentang Matematika. Kemampuan membaca data, memahami informasi kuantitatif, membuat perhitungan, dan mengambil keputusan berdasarkan informasi dibutuhkan dalam berbagai bidang kehidupan. Karena itu, kami berharap kegiatan ini menjadi budaya positif yang dilakukan secara konsisten.”

Program Numerasi 15 Menit sekaligus menjadi bagian dari upaya SMAN 1 Balai Riam untuk memperkuat kemampuan dasar yang dibutuhkan murid dalam pembelajaran. Dengan latihan yang dilakukan secara rutin, sekolah berharap murid semakin terbiasa menghadapi permasalahan kontekstual, tidak mudah menyerah ketika menemukan soal yang menantang, serta mampu menggunakan penalarannya untuk mencari solusi.
Tidak harus selalu dimulai dengan langkah yang besar. Perubahan dapat tumbuh dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten. Lima belas menit setiap pagi mungkin terasa singkat, tetapi dari waktu itulah kemampuan bernalar terus dilatih, rasa percaya diri dibangun, dan budaya numerasi perlahan ditumbuhkan.
07.00–07.15 WIB: 15 menit untuk bernumerasi, satu kebiasaan kecil untuk membangun kemampuan besar.
SMAN 1 Balai Riam — Numerasi Kuat, Nalar Hebat, Murid Siap Menghadapi Tantangan!
(Author: Aris Kurniawan, S.Pd., M.Pd.)